Bacaan Doa Nabi Yunus AS Agar Terlepas Dari Kesulitan: La Ilaha Illalla Anta Subhanaka

Posted on

Baca doa kami agar Anda keluar dari masalah di sini.

Doa ini juga dikenal sebagai doa Nabi Yunus, dan saya berharap dia damai dalam Quran.

Doa Nabi Yunus, saw, ditemukan dalam Surat Al-Anbiya / Ayat 87.

Bacaan Sholawat Nabi Yunus dari kompilasi doa harian yang diterbitkan oleh Direktur Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2013:

لَّلٰهَ لَََّهَ اَنَتَ ا الظّٰلِمِيْنَ

la ilaha illalla anta subhanaka inni kuntu minaz-zalimin

Ini berarti:

”Tidak ada Tuhan selain kamu. Maha Suci kamu. Aku adalah salah seorang penjahat.” (Q. al-Anbiya: 87).

Berikut bunyi khas QS Al Anbiya ‘Syarat 87:

ا النُّوْنِ اِذْ اضِبًا لَيْهِ

-an-nụni i haba mugāḍiban fa anna alan nqdira ‘alaihi fa nādā in ulumāti al lāhaha illā anta sub-akanaka innī kuntu minaẓ-ālimīn

Ini berarti:

Ingat kisah Zun Nun (Yunus). Dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap ketika dia menjadi gila dan berpikir kami tidak akan mempersulitnya. “Tidak ada Tuhan. Tapi kamu, aku yang tidak benar.”

bagaimana kamu berdoa?

Shalat merupakan unsur ibadah yang paling utama, namun tata caranya harus diperhatikan.

Tata cara shalat berikut dikutip dari Buku Doa Harian terbitan tahun 2013 oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

1. Arah kiblat

Saat kita berdoa, kita menghadap Kiblat.

Dalam hadits, “Rasulullah datang ke tempat duduk di Arafah, melihat ke arah Kiblat, dan terus berdoa sampai matahari terbenam.”

2. Nyanyikan pujian atau himne, minta ampun, dan berdoa sebentar-sebentar.

Salah satu sahabat nabi berkata: “Ketika dia melihat Nabi Muhammad duduk di masjid, seorang pria masuk dan berdoa, dan setelah istirahat dia membaca “Ya Allah, Yang Terlarang, Yang Terlarang.”

Utusan Allah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian. Ketika Anda berdoa, pertama-tama duduk dan bersyukur kepada Tuhan. Karena Engkaulah yang terpuji, kami membaca shalawat dan berdoa.

Kemudian orang lain datang setelah shalat, memuji Tuhan dan berdoa kepada Nabi Muhammad untuk berkah dan damai Tuhan. Kemudian nabi berdoa agar Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.

3. Suara lembut dan ketakutan

Suara yang lembut harus digunakan saat membaca doa.

Hal ini juga membawa rasa takut akan Tuhan Yang Maha Esa.

Allah SWT berfirman dalam QS Al A ‘raf ayat 55-56:

“Mintalah kepada Tuhan dengan suara yang rendah hati dan lembut, karena Allah tidak mengasihi orang berdosa.

Dan setelah Allah telah menetapkan, jangan menajiskan bumi, tetapi berdoalah kepada Allah dengan ketakutan dan harapan (yang tidak dapat diterima). Rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

4. Keyakinan dalam pencapaian

Langkah keempat dalam doa adalah keyakinan bahwa doa akan dilakukan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Anda harus memiliki keyakinan dan perbuatan baik untuk Tuhan sebagai berikut.

“Dan Tuhan Yang Mahakuasa berfirman, Aku akan mengikuti hamba-Ku di jalan yang jahat, dan Aku akan selalu bersamanya ketika dia berdoa untukku.”

(/ Guillain Putranto)